02 May 2008

Hari Ibu Yang Suram

Asalamualaikum...

Terima kasih Topo sebab buat entri pasal hari ibu...in your own way...@gatau dan bukan aku tak penah amik tau pasal hari ibu ni... tiap-tiap tahun semua kecoh bila dekat-dekat nak sampai hari ibu... cuma sebelum ni aku tak alert dengan sambutan ni.... Tapi tahun ni aku mula terasa sesuatu yang tak pernah aku lalui sebelumnya.... Aku teringin sangat nak sambut hari ibu...tapi realitinya aku sedar semua tu tak bermakna lagi. Hari ni genaplah 9 bulan pemergian ibuku...kembali menemui Allah... meninggalkan dunia yang selama hidupnya sering memberi betapa banyak kedukaan begitu sedikit sekali kegembiraan.... Dari kecil aku mendengar keluh kesah... yang aku tahu bukan maksudnya untuk mengungkit atau berasa tidak bersyukur dengan nikmat yang Allah berikan... tapi untuk melegakan hatinya lalu terus memberi motivasi kepada anak-anaknya... untuk melakukan yang terbaik demi masa depan...


Sebenarnya bila menulis mengenai ibu... aku terus padam ilham walaupun baru tadi aku terasa macam nak tulis berjela-jela... biar penuh satu muka blog... tapi sekarang ni aku termenung je... begitu banyak nak aku ucapkan... macam tak nak keluar dari hati aku sendiri... aku tau... bukan aku seorang je dalam keadaan ini... ramai lagi yang senasib dengan aku... dan bukanlah aku tak redha dengan jemputan Allah untuk ibuku...cuma aku terkilan... dengan pengalaman dan kenangan-kenangan lama bersama ibu... terasa masih belum mencukupi...


Tanpa lagi kehadirannya disisi..
Hatiku masih berat dengan hakikat
Tidak akan lagi kesempatan untuk aku menatapnya...
Membelai wajah tuanya...
Ada masanya aku langsung menjalani hidup kebiasaan
Namun ada ketika hatiku parah dan saat itu tangisan yg memeritkan.
Bila ingatan saat suka duka singgah dalam fikiran.
Buatkan jiwaku, hatiku bagai dipalu hiba yang dahsyat.
Aku tidak ingin melupakannya.
Kerana dia adalah satu-satunya ibuku di dunia dan di akhirat.


- mungkin kata-kata adikku lebih bermakna...